- Contoh Surat Penawaran
-
March 16th 2012The Vice President,Amazin Dept.,121 Finsbury Pavement.,London, United KingdomDear Sir,Together with this letter we want to establish coorperation with your company in selling furniture we conclude brochure, for your furniture department.For your information our company named PT Kursi Gaya located in West Java, Indonesia. Our Company one of the biggest furniture maker in Indonesia, we have been doing business since 1930. There for we propose cooperation with your company for expand our furniture to your country.Your Company won’t be feel loss because we offer 40% from real price for the first time. You can check our website for more picture and detail ww.kursigaya.com and for more information you can email us to kursigaya @ggaga.po.Thank you for your attention and cooperation.Faithfully,CEO of PT Kursi Gaya
- Contoh Surat Penolakan
-
March 20th 2012The CEO.,PT Kursi Gaya.,West Java.,Indonesia 13333Dear Sir,We thank you for your offer to cooperate to our Amazin Furniture Departement. By email that you send to us on March 16th 2012. We already visit your website and check out the brochure you send to us.After I discuss about this matter with my superior. Your furniture won’t matched the taste of our people. In the future we will email you if we have the change of heart.Faithfully,CEO of Amazin Departement
Jumat, 16 Maret 2012
Tugas Soft Skill Bahasa Inggris 2
Sabtu, 05 November 2011
Mr. Simple
Dia yang kusebut Mr. Simple,
selalu membuat hariku ceria. Tiap hari aku selalu semangat untuk kulaih hanya
untuk melihatnya. Meskipun hanya dari jauh sudah cukup membuat semangatku penuh
untuk beraktifitas seharian. Sebelum aku tau ada orang seperti dia di kampus ,
tak pernah aku semangat seperti ini untuk menjalani hari-hari kuliah.
Aku hanyalah seorang pengagum
yang mengisi harinya hanya untuk bisa melihat sedikit saja senyumannya dari
jauh. Aku bukanlah tipe orang yang mudah menyukai seseorang, aku adalah tipe
orang yang memiliki banyak kriteria dalam menyukai seseorang pria. Ingin ku
bulatkan tekat hanya untuk dapat mengetahui namanya atau hanya bisa mengobrol
sebentar dengannya.
Kesukaanku padanya bermulai
ketika aku melihat dia bermain basket dilapangan olahraga kampus, tubuhnya yang
atletis dan caranya bermain yang sportif. Membuat mataku tak bisa lepas untuk
melihatnya. Semakin lama aku memperhatikan permainan basketnya semakin aku tau,
bahwa ia tipe orang yang ambisius dan sangat diandalkan oleh teamnya. Dan benar
saja dia bisa memasukkan banyak angka untuk teamnya dan dia dengan mudah
membangun kepercayaan teamnya untuk memenangkan pertandingan. Seharusnya aku
lebih mendukung team temanku yang sedang melawan teamnya, tapi apa daya aku
malah berteriak untuk memberi semangat kepada team lawan atau kepada team Mr.
Simple.
Pelan-pelan aku mencoba mencari
informasi tentangnya, apa jurusan yang dia ambil, kapan saja hari-hari ia masuk
kuliah, dimana tempat biasa ia berkumpul. Mungkin yang kulakukan sudah
kelewatan seperti fans yang mengejar-ngejar artis. Tapi mau bagaimana lagi
sudah keburu jatuh hati pada Mr. Simple. Setelah mengetahui tempat dia sering
berkumpul, kadang aku mengajak teman untuk ikut berkumpul di tempat ia
berkumpul. Meskipun cukup jauh jarak antara aku dan dia, tapi bisa berada di
satu ruang yang sama sudah sangat membahagiakan untuk ku.
Meskipun sifatnya ambisius atau
selalu ingin menang, tapi ternyata ia memiliki banyak teman. Meskipun dari jauh
aku bisa mengambil kesimpulan bahwa dia adalah tipe orang yang riang dan selalu
bisa menghidupkan suasana. Saat bermain basket waktu itu ia selalu mamasang
muka serius dan itu sungguh sangat keren, tapi ketika teamnya mendapatkan kemenangan,
wajahnya senyumnya lebih-lebih membuat hatiku makin berdebar kencang.
Kenapa aku memberinya nama
panggilan Mr. Simple, karena dia selalu berpakaian simple dan selalu berkelakuan
yang tidak berlebihan. Tapi menurutku apapun yang ia gunakan akan terlihat
bagus di badannya yang putih, tinggi, dan atletis itu. Jika ia tidak terlalu
dekat dengan seseorang, ia selalu memasang wajah cuek, tapi ia selalu memberi senyum
dan perlakuan yang baik terhadap orang yang lebih tua. Kadang ia akan melakukan
pose-pose lucu agar temannya yang murung dapat tersenyum kembali.
Andai aku bisa berkenalan
dengannya dan menjadi temannya, pria pujaan hatiku Mr. Simple.
Rabu, 05 Oktober 2011
Tulisan Soft Skill Bahasa Indonesia
Resensi
1.
Pengertian dan Tujuan Resensi adalah tulisan timbangan suatu hasil karya atau
wawasan tentang baik dan kurang baiknya kualitas suatu tulisan yang terdapat
dalam suatu karya. Resensi dapat pula diartikan sebagai suatu tulisan yang
memberikan penilaian terhadap suatu karya baik fiksi maupun nonfiksi dengan
cara mengungkapkansegi keunggulan dan kelemahannya secara objektif.Tujuan
penulisan resensi adalah:
- a. Menimbang agar suatu hasil karya memperoleh perhatian dari orang-orang yang belum mengetahui atau membutuhkannya.
- b. Memberikan penilaian dan penghargaan terhadap isi suatu hasil karya sehingga penilaian itu diketahui khalayak.c. Melihat kesesuaian latar belakang pendidikan/penguasaan ilmu pengarang dan kesesuaian karakteristik tokoh, penokohan, atau setting dengan bahan yang disajikannya.d. Mengungkapkan kelemahan suatu tuisan dan sistem penulisan atau alur suatu hasil karya.e. Memberikan pujian atau kritikan yang konstruktif terhadap bobot ilmiah atau nilai sastra karya tulis seseorang.
- Cara Membuat Resensi Pada saat kita akan membuat resensi nalar kita harus siap bahwa bahan-bahan yang akan diresensi betul-belul diketahui dan dikuasai. Dengan demikian hasil resensi kita bukan hanya mengungkapkan segalasesuatu yang terdapat dalam karya tersebut, melainkan mencakup pula uraian perbandingan dengan karya-karya lain yang sejenis. Hal-hal yang harus mendapat perhatian dari seorang resentator untuk membuat resensi:a. Resentator harus bersikap objektif terhadap sesuatu yang akan diresensi dan meninggalkan sepenuhnya sikap subjektif.b. Resensator mempunyai wawasan yang cukup luas terhadap bahan yang akan diresensi.c. Resensaor harus mencoba membandingkan dengan sajian bentuk lain yang memiliki kesesuaian dengan bahan yang akan diresensi.d. Resensator harus mencoba memberikan komentar dengan acuan yang jelas dan terarah pada bagian yang diberi komentar agar tidak menimbulkan kesalahtafsiran antara resensator dengan penulis.e. Resensator harus mengungkapkan data yang diresensi secara jelas dan lengkap agar dapat dengan mudah dihibung-hubungkan di antarra keduanya oleh pembaca.f. Resensaor harus menghindari interpretasi yang keliru terhadap bahan yang resensi dengan jalanmengetahul tujuan dan arah penulis karya tersebut.Bentuk resensi yang paling populer adalah resensi buku atau timbangan buku. Untuk meresensi buku pertama-tama kita harus membaca buku itu sampai selesai dan memahaminya. Setelah membaca buku tersebut kita akan dapat mengetahui bagaimana penulis buku mengungkapkan gagasannya sesuai dengan tujuan yang digariskannya.Bagian yang harus ada dalam karangan resensi adalah identitas buku, jenis buku, kutipan singkat/ikhtisar buku, penilaian resensator terhadap kualitas buku, dan ajakan kepada khalayak untuk mengetahui isi buku secara keseluruhan dengan jalan membaca atau memiliki buku tersebut.a. Identitas bukuIdentitas buku meliputi: foto copy jilid luar buku atau foto buku tersebut, judul buku, pengarang, penerbit,tahun terbit, kota terbit, ukuran buku, jumlah halaman, dan harga buku.b. Jenis BukuPada bagian jenis buku, resensator mengelompokkan jenis buku tersebut berdasarkan ciri-ciri yangterdapat di dalam buku itu. Misalnya kita mengenal jenis fiksi, nonfiksi, ilmiah, nonilmiah (hiburan), buku remaja, anak-anak, dewasa, keagamaan, psikologi, dan sebagainya.c. Kutipan Singkat atau Ikhtisar BukuBagian yang mengungkapkan kutipan singkat atau ikhtisar buku tersebut adalah bagian yang menjadi idesentral buku itu. Hal itu akan diketahui jika resensator memahami seluruh isi buku itu danmenghubungkannya dengan isi buku yang diresensi. Gambaran umum tentang isi buku pun dapat digunakanuntuk mengisi bagian buku lain, tentama gambaran yang dapat “ditangkap” oleh resensator tetapi bukanmenginterpretasi.d. Penilaian Kualitas BukuPenilaian terhadap kualitas suatu buku tentu saja bertolak dari pengungkapan beberapa bagian yang dapatdiunggulkan dari isi buku tersebut dan bagian yang melemahkan kualitas buku tersebut dengansikap/wawasan yang sangat luas dan sikap objeklivitas tinggi. Pada bagian ini dapat pula dimasukkan kritikterhadap isi buku.e. AjakanAjakan dalam resensi adalah ajakan kepada pembaca yang belum memiliki atau membaca buku tersebut.Ajakan yang dimaksud bertolak dari ungkapan kualitas suatu buku yang diharapkan dapat dibaca dandipahami bagi khalayak yang belum mengetahuinya.f. JudulResensiJudul yang digunakan untuk karangan resensi merupakan gambaran kesimpulan isi buku itu secarakeseluruhan atau ciri khas dari buku yang resensi agar tampak lebih menonjolkan eksitensi isi bukutersebut. Cara lain dalam memberikan judul resensi adalah menggambarkan suatu hal yang “kecil” tetapimempunyai citra tersendiri dari buku itu dengan argumentasi yang kuat dari resensator tentang hal yangkecil itu. Dapat dikatakan judul tulisan resensi adalah “nama” atau “julukan” yang diberikan oleh seorangresensator terhadap buku yang diresensinya.
Berikut
penjelasan
jenis resensi:
1.
Informatif, (memberikan informasi) yaitu sebuah resensi yang
berusaha memberikan gambaran umum secara singkat tentang suatu buku, yang ditulis adalah hal-hal umum dan hal-hal penting tentang buku
tersebut.
2.
Deskriptif, yaitu sebuah resensi yang berusaha mengulas buku
beserta beberapa detailnya. Biasanya, penulisannya dibuat ringkasan perbab
buku.
3.
Kritis/ evaluatif, yaitu resensi yang ditulis dengan
metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Biasanya, isi resensinya adalah penilaian
tentang isi buku atau hal-hal yang berkaitan dengan buku
4.
Asosiatif, yaitu perpaduan antara ketiganya.
Selain yang ketiga
tambah satu diatas, ada jenis resensi lainya yang penulis ketahui, yaitu
penulisan resensi berdasarkan sudut pandang. Jenis-Jenis Resensi berdasarkan
sudut pandang atau sudut tinjauanya:
1.
Resensi Ilmiyah
Dalam resensi
ilmiah digunakan tata cara keilmuan tertentu, menggunakan rujukan atau acuan,
dan bahasa resmi dan baku serta yang dipaparkan selengkap-lengkapnya.
2.
Resensi Ilmiyah Populer
Resensi ilmiah
populer tidak mengguakan rujukan atau acuan tertentu. Selain itu, isi resensi
seringnya hanya memaparkan bagian-bagian yang menarik saja. Penyajiannya pun
tidak terlalu tunduk pada bahasa resmi atau baku
Sumber : http://hoesnaeni.wordpress.com/2008/02/10/belajar-membuat-resensi-buku/
, http://imtaq.com/jenis-jenis-resensi/
Tugas softskill bahasa Indonesia

Judul lagu : I AM THE BEST
Penyanyi : 2NE1 / To Anyone
Member : CL (leader), BOM, DARA, MINZY
Record Label : YG Entertainment
Produser : Teddy Park
Sutradara : Seo Hyung Seung]
Negara : Korea Selatan
2NE1 adalah Girl Band asal Korea
Selatan. Memulai karirnya di bulan Maret 2009 dengan lagu komersial berjudul
Lollipop duet dengan boy band BIGBANG. Debut resminyadi bulan Mei dengan lagu digital, Fire, yang mendapatkan respon
baik. Mereka bisa menginterprestasikan berbagai genre musik dari Electronic
Hip-hop ke R&B, dan bahkan lagu pop. Gaya mereka yang berbeda dengan girl band Korea sekarang ini, membuat mereka
menonjol dengan gaya jalanannya atau streetpunk.
Tanggal 27 Juni 2011 mereka
merilis lagu terbaru mereka dengan judul “I’m The Best”. 2011 merupakan tahun
ketiga mereka sebagai girl band di Korea Selatan. Rencana pertama lagu ini akan
dirilis taggal 24 Juni, tapi dikarenakan video music ini dibuat lebih mahal dan
lebih baik dibandingkan video music mereka yang dulu yang membuat video ini
baru bisa beberapa hari kemudian dikeluarkan.
Lagu ini dilengkapi dengan Bass
nya yang berat dan nada yang menarik. I Am The Best adalah sebuah lagu pesta menular yang akan
memiliki penggemar yang terus menerus menekan tombol memutar
ulang berulang selama sisa
minggu ini. Para wanita membuktikan nilai mereka dengan memasok
trek dengan vokal mereka yang unik, dari raps dan dance bagus dari CL dan Minzy, suara yang serak
dari Bom,serta
suara lembut oleh Dara.
Dengan kemajuan jaman saat ini,
Girl Band ini meng –upload lagu
mereka di YouTube (www.youtube.com) dan
hingga saat ini video mereka telah dilihat sebanyak 16,350,628 (angka terakhir Rabu, 5
Oktober 2011 20:09 PM),di sukai sebanyak 102,006 dan tidak disukai sebanyak 6,802. Lagu Mereka yang
memiliki ritme yang menarik membuat banyak orang dari berbagai Negara menyukai
lagu ini. Gaya baju mereka yang selalu up to date membuat anak-anak muda
menyukai gaya mereka, baju-baju yang mereka adalah pakaian perak dari koleksi
musim semi Gareth Pugh 's desainer 2011. Gareth Pugh
adalah desainer Inggris yang estetis telah digambarkan sebagai "fashion-sebagai-seni
pertunjukan-" dan telah dibandingkan dengan Alexander McQueen
dan Vivienne Westwood. Apa yang paling menonjol tentang
gaya 2NE1 tidak hanya bahwa itu gila dan aneh, meskipun begitu mereka berhasil
membuatnya terlihat modis dan tegang. Apa yang mungkin tampak konyol kita gunakan berhasil
terlihat baik pada mereka, dan itu cukup sulit untuk mencapai prestasi tersebut.
Berkat Ritme lagu mereka dan
lirik-lirik yang unik yaitu 'naega Jeil jal naga' dimulai oleh CL di awal
lagu, dan lirik yang adiktifnya yaitu “dor ratatata tatatatata“.
Membuat Lagu ini selalu saya putar jika mendengarkan playlist lagu di Youtube.
Sabtu, 24 September 2011
Bahasa Indonesia 2
Tugas Bahasa
Indonesia Softskill
Tema : "Siapa Saya"
Nama : Natazia Amelia Agies
Kelas : 3EB19
NPM : 26209849
Ibuku dan
Aku
Seorang ibu hamil terlihat resah
menunggu kedatangan dokter kandungan yang telah berjanji akan menjadi dokter
operasi dalam kelahiran anaknya. Untuk menjaga kesadaraannya sampai kedatangan sang
dokter, ia berusaha mengingat kejadian apa saja yang telah di alaminya sampai
ia bisa berada disini. Ia adalah seorang ibu rumah tangga biasa yang sedang
berada dalam usia 30an, memiliki suami yang alhamdulillah bisa memenuhi kebutuhan
sehari-harinya dan seorang anak laki-laki berusia 7 tahun. Beberapa bulan
setelah mengganti spiral KB nya, ia berkunjung ke dokter kandungan yang ia
datangi saat mengandung anak pertamanya. Sungguh tak disangka setelah melewati beberapa
pemeriksaan ternyata gejala-gejala yang ia alami belakangan ini adalah
gejala yang
biasa di alami oleh ibu hamil. Mendengar hal ini sang suami yang menemaninya
telihat sangat bahagia mendengar kabar dari dokter, sedangkan ia malah mulai
teringat dengan anak laki-lakinya. Ia mulai membayangkan akankah anak
laki-lakinya yang biasa sendiri mau berbagi dengan adiknya nanti.
Selama mengandung anak keduanya,
orang sekitarnya sudah memprediksi bahwa anak yang ia kandung adalah anak
perempuan dan besar kemungkinan adalah anak kembar. Dikarenakan besar
kandungannya seperti besar kandungan anak kembar pada umumnya. Dengan
bertambahnya bulan semakin berat pula perutnya sehingga ia membutuhkan
penyangga perut, untuk membantunya dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Menurut
pengalamannya dengan anak petama jauh-jauh hari ia sudah menyusun perlengkapan yang
ia butuhkan selama berada di rumah sakit, alhamdulillah berkat persiapannya
sehingga meskipun suaminya sedang bekerja dan ia hanya di temani adik perempuannya
tapi ia sudah siap.
Di pertemuan terakhir konsultasinya
bersama dokter kandungan, dokter mengatakan bahwa kemungikanan besar anaknya
akan lahir setelah tahun baru. Tapi yang namanya prediksi tidak sama dengan takdir,
karena manusia tidak bisa menentukannya
apalagi ia menginginkan kelahiran normal. Dokter lalu menjelaskan kepadanya,
apabila ada kemungkinan bahwa anaknya akan lahir sebelum hari natal maka
kemungkinan besar dokter akan datang telambat karena ia harus menghadiri dan menjadi
pengkhotbah dalam misa Natal tahun ini. Benar saja ia mulai mengalami pembukaan
saat dokter itu sedang berada dalam perjalanan menuju tempat khotbah, sambil
menunggu kedatangan dokter yang putar balik langsung menuju rumah sakit. Pantaslah
para suster daritadi bolak-balik mengunjunginya, agar ia sudah siap di operasi
saat dokter tiba.
Alhamdulillah dengan bantuan dokter
dan para suster rumah sakit ia berhasil melahirkan secara normal. Meskipun
orang-orang berpendapat bahwa bayinya akan kembar tapi kenyataannya adalah ia
melahirkan seorang anak perempuan dengan berat 4 kg dan panjang 51cm. Ia meberinya
nama Natazia Amelia Agies Badawi dengan pangilam Agis yang memiliki makna berarti
untuknya dan suami yaitu Natazia yang merupakan gabungan dari Natal dan Fauzia
karena lahir ketika malam Natal dan Fauzia adalah nama ibu hamil tersebut.
Amelia yang di ambil dari nama bunga arab amelia yang memiliki arti bunga
malaikat. Agies yang di ambil dari nama Ratu di jaman Nabi Sulaiman yang
bernama Ratu Balqis yang memiliki panggilan Agis. Dan Badawi Adalah nama keluarga
dari keluarga suaminya. Malam itu adalah hari kamis tanggal 25 Desember 1991 merupakan
malam dimana ia melihat pertama kalinya anak keduanya dan adik untuk anak pertamanya.
Meskipun ada hal yang perlu di sayangkan dikarenakan salah penulisan di akte
kelahiran yang mengakibatkan nama anak perempuannya menjadi Natazia Amelia
Agies tanpa Badawi.
Penalaran merupakan suatu corak atau cara seseorang mengunakan nalarnya
dalam menarik kesimpulan sebelum akhirnya orang tersebut berpendapat dan
dikemukakannya kepada orang lain.
Ada dua macam pola penalaran, yaitu:
1. Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif menggunakan bentuk bernalar deduksi. Deduksi yang
berasal dari kata de dan ducere, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan
khusus dari pengetahuan yang lebih umum atau universal. Perihal khusus tersebut
secara implisit terkandung dalam yang lebih umum. Maka, deduksi merupakan
proses berpikir dari pengetahuan universal ke singular atau individual.
Penalaran deduktif adalah cara berpikir dengan berdasarkan suatu
pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Pernyataan tersebut merupakan
premis, sedangkan kesimpulan merupakan implikasi pernyataan dasar tersebut.
Artinya, apa yang dikemukakan dalam kesimpulan sudah tersirat dalam premisnya.
Jadi, proses deduksi sebenarnya tidak menghasilkan suatu konsep baru, melainkan
pernyataan atau kesimpulan yang muncul sebagai konsistensi premis-premisnya.
Contoh klasik dari penalaran deduktif:
- Semua manusia pasti mati
(premis mayor)
- Sokrates adalah manusia.
(premis minor)
- Sokrates pasti mati.
(kesimpulan)
Penalaran deduktif tergantung pada premisnya. Artinya, premis yang salah
mungkin akan membawa kita kepada hasil yang salah dan premis yang tidak tepat
juga akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat. Alternatif dari penalaran
deduktif adalah penalaran induktif.
2. Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah proses berpikir untuk menarik kesimpulan
berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang
bersifat khusus. Prosesnya disebut induksi.
Penalaran induktif dapat berbentuk generalisasi, analogi, atau hubungan
sebab akibat. Generalisasi adalah proses berpikir berdasarkan hasil pengamatan
atas sejumlah gejala dan fakta dengan sifat-sifat tertentu mengenai semua atau
sebagian dari gejala serupa itu. Analogi merupakan cara menarik kesimpulan
berdasarkan hasil pengamatan terhadap sejumlah gejala khusus yang bersamaan.
Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang
mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akibat.
Contohnya dalam menggunakan preposisi spesifik seperti:
Es ini dingin. (atau: Semua es yang pernah kusentuh
dingin.)
Bola biliar bergerak ketika didorong tongkat. (atau: Dari seratus bola biliar yang didorong tongkat, semuanya bergerak.)
Bola biliar bergerak ketika didorong tongkat. (atau: Dari seratus bola biliar yang didorong tongkat, semuanya bergerak.)
untuk membedakan preposisi umum seperti:
Semua es dingin.
Semua bola biliar bergerak ketika didorong tongkat.
Semua bola biliar bergerak ketika didorong tongkat.
Induksi kuat:
Semua burung gagak yang kulihat berwarna hitam.
Induksi lemah:
Aku selalu menggantung gambar dengan paku.
Banyak denda mengebut diberikan pada remaja.
Banyak denda mengebut diberikan pada remaja.
Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini
sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat
berlaku secara umum.
Perbedaan dari penalaran deduktif dan induktif adalah, penalaran
deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai
kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji
informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang
spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umum.
Penalaran Induktif dan Deduktif
September 23rd, 2011 • Related • Filed Under
Filed Under: Umum
Penalaran merupakan suatu cara seseorang mengunakan nalarnya dalam menarik
kesimpulan sebelum akhirnya orang tersebut berpendapat dan dikemukakannya
kepada orang lain.Ada dua macam pola penalaran, yaitu:
•Metode Induktif
Metode induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Bentuk dari metode induktif adalah generalisasi dan analogi.
Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah proses berpikir untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat khusus. Prosesnya disebut induksi. Penalaran induktif dapat berbentuk generalisasi, analogi, atau hubungan sebab akibat. Generalisasi adalah proses berpikir berdasarkan hasil pengamatan atas sejumlah gejala dan fakta dengan sifat-sifat tertentu mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa itu. Analogi merupakan cara menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan terhadap sejumlah gejala khusus yang bersamaan. Hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akibat.
Jenis-jenis penalaran induktif antara lain :
1.Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
Contoh Generalisasi :
• Nikita Willy adalah bintang sinetron, dan ia berparas cantik.
• Marshanda adalah bintang sinetron, dan ia berparas cantik.
Generalisasi:
Semua bintang sinetron berparas cantik.
Pernyataan “semua bintang sinetron berparas cantik” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
Contoh kesalahannya:
Omas juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.
2. Analogi
Cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.
Analogi mempunyai 4 fungsi,antara lain :
•Membandingkan beberapa orang yang memiliki sifat kesamaan
•Meramalkan kesaman
•Menyingkapkan kekeliruan
•klasifikasi
Contoh analogi :
Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.
•Metode deduktif
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif menggunakan bentuk bernalar deduksi. Deduksi yang berasal dari kata de dan ducere, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum. Perihal khusus tersebut secara implisit terkandung dalam yang lebih umum. Maka, deduksi merupakan proses berpikir dari pengetahuan umum ke individual.
Penalaran deduktif adalah cara berpikir dengan berdasarkan suatu pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Pernyataan tersebut merupakan premis, sedangkan kesimpulan merupakan implikasi pernyataan dasar tersebut. Artinya, apa yang dikemukakan dalam kesimpulan sudah tersirat dalam premisnya. Jadi, proses deduksi sebenarnya tidak menghasilkan suatu konsep baru, melainkan pernyataan atau kesimpulan yang muncul sebagai konsistensi premis-premisnya.
Contoh klasik dari penalaran deduktif:
• Semua manusia pasti mati (premis mayor)
• Sokrates adalah manusia (premis minor)
• Sokrates pasti mati (kesimpulan)
Penalaran deduktif tergantung pada premisnya. Artinya, premis yang salah mungkin akan membawa kita kepada hasil yang salah dan premis yang tidak tepat juga akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat. Alternatif dari penalaran deduktif adalah penalaran induktif
Nama : Natazia Amelia Agies
NPM : 26209849
Kelas : 3EB19
Langganan:
Postingan (Atom)